Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda daerah DPRD sumedang lsm kompas masl sumedang masyarakat adat sumedang LSM KOMPAS Sumedang Pertegas Tolak Geothermal Tampomas, Dukung Hasil RDP Warga Masyarakat Adat di DPRD
daerah DPRD sumedang lsm kompas masl sumedang masyarakat adat sumedang

LSM KOMPAS Sumedang Pertegas Tolak Geothermal Tampomas, Dukung Hasil RDP Warga Masyarakat Adat di DPRD

Pasundan
Pasundan
23 Okt, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Sumedang, Pasundan - Dukungan untuk menyelamatkan Gunung Tampomas terus menguat setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara warga Sumedang dan sekitarnya, masyarakat adat, Pengurus Majelis Adat Sumedang Larang (MASL), dengan DPRD Kabupaten Sumedang.

RDP akbar yang digelar pada Rabu, 21 Oktober 2026 di Gedung DPRD Sumedang tersebut berlangsung sukses, tertib, dan penuh khidmat. Antusiasme warga luar biasa, ratusan warga tidak hanya memenuhi ruang rapat di dalam gedung, namun juga membludak hingga ke halaman luar DPRD untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana Proyek Geothermal.

Menindaklanjuti momentum perjuangan tersebut, LSM KOMPAS Sumedang pada hari ini, Jumat, (23/10/2026) secara resmi mengeluarkan pernyataan sikap.

LSM KOMPAS Sumedang sebagai wadah perjuangan masyarakat yang menjunjung tinggi kearifan lokal, kelestarian alam, dan keadilan sosial, dengan tegas menyatakan sikap menolak rencana Proyek Geothermal / PLTP di Gunung Tampomas.

Dalam rilisnya, LSM KOMPAS menegaskan bahwa Gunung Tampomas adalah warisan leluhur, sumber kehidupan, sumber mata air abadi, dan identitas budaya Sunda. Proyek yang rakus air, berisiko mencemari tanah dengan gas H2S beracun, serta memicu longsor dan gempa ini tidak boleh dibiarkan merusak Sumedang.


4 PERNYATAAN SIKAP LSM KOMPAS:

1.  Menolak rencana PLTP Gunung Tampomas karena berpotensi merusak alam dan mata air.

2.  Mendesak pelestarian hutan dan sumber mata air untuk rakyat.

3.  Menuntut kajian transparan dan pelibatan masyarakat adat dalam setiap pengambilan keputusan.

4.  Menetapkan Tampomas sebagai kawasan lindung demi keberlanjutan lingkungan dan kebudayaan.


6 TUNTUTAN RAKYAT:

1.  MENOLAK SEGALA BENTUK GEOTHERMAL di Sumedang.

2.  Hentikan seluruh kegiatan proyek geothermal yang berpotensi merusak lingkungan.

3.  Berdasarkan UUD 1945 Pasal 33 & UU PPLH Anti-SLAPP untuk perlindungan pejuang lingkungan.

4.  Pasal 18B ayat 2 UUD 1945 Negara mengakui masyarakat hukum adat.

5.  Perbaiki Perda dan alokasikan anggaran kajian cagar budaya dan risiko bencana.

6.  Revisi Perda Puseur Budaya Sunda.

Pernyataan sikap ini adalah suara kolektif masyarakat Sumedang yang menolak diam melihat alam dirusak atas nama pembangunan, sekaligus menguatkan hasil RDP warga, masyarakat adat, dan Pengurus MASL bersama DPRD Sumedang.

Selamatkan Alam, Jaga Mata Air, Lindungi Rakyat! TOLAK GEOTHERMAL GUNUNG TAMPOMAS!


Sumedang, Jumat, 23 Oktober 2026


LSM KOMPAS Sumedang

Betiherma

Ketua LSM KOMPAS Sumedang

Via daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

22,514 Hectares of Mount Tampomas Proposed for Geothermal Project, Youth Say: No EIA and No Earthquake Study Yet

Pasundan- Oktober 28, 2026 0
22,514 Hectares of Mount Tampomas Proposed for Geothermal Project, Youth Say: No EIA and No Earthquake Study Yet
Sumedang, Pasundan – The 97th Youth Pledge Day commemoration was used by the Tampomas Youth Guardians (PANAS) to question the status of 22,514 hectares of Mo…

Populer

LSM KOMPAS Sumedang Pertegas Tolak Geothermal Tampomas, Dukung Hasil RDP Warga Masyarakat Adat di DPRD

LSM KOMPAS Sumedang Pertegas Tolak Geothermal Tampomas, Dukung Hasil RDP Warga Masyarakat Adat di DPRD

Oktober 23, 2026
Hundreds of Indigenous People Surround Sumedang DPRD, Hearing on PLTP Mount Tampomas Overflows to Courtyard

Hundreds of Indigenous People Surround Sumedang DPRD, Hearing on PLTP Mount Tampomas Overflows to Courtyard

Oktober 22, 2026
22,514 Hectares of Mount Tampomas Proposed for Geothermal Project, Youth Say: No EIA and No Earthquake Study Yet

22,514 Hectares of Mount Tampomas Proposed for Geothermal Project, Youth Say: No EIA and No Earthquake Study Yet

Oktober 28, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

LSM KOMPAS Sumedang Pertegas Tolak Geothermal Tampomas, Dukung Hasil RDP Warga Masyarakat Adat di DPRD

LSM KOMPAS Sumedang Pertegas Tolak Geothermal Tampomas, Dukung Hasil RDP Warga Masyarakat Adat di DPRD

Oktober 23, 2026
Hundreds of Indigenous People Surround Sumedang DPRD, Hearing on PLTP Mount Tampomas Overflows to Courtyard

Hundreds of Indigenous People Surround Sumedang DPRD, Hearing on PLTP Mount Tampomas Overflows to Courtyard

Oktober 22, 2026
22,514 Hectares of Mount Tampomas Proposed for Geothermal Project, Youth Say: No EIA and No Earthquake Study Yet

22,514 Hectares of Mount Tampomas Proposed for Geothermal Project, Youth Say: No EIA and No Earthquake Study Yet

Oktober 28, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us