Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda daerah Desa Carat Kirab Tumpeng Tradisi Leluhur Lestarikan Tradisi Leluhur, Desa Carat Gelar Kirab Tumpeng Menuju KDMP
daerah Desa Carat Kirab Tumpeng Tradisi Leluhur

Lestarikan Tradisi Leluhur, Desa Carat Gelar Kirab Tumpeng Menuju KDMP

Pasundan
Pasundan
07 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Ponorogo, Pasundan - Antusiasme masyarakat mewarnai puncak peringatan Bersih Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Ratusan warga mengikuti Kirab Tumpeng dan Genduri Akbar yang digelar pada Rabu (5/8/2026) malam.

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan ini diikuti oleh Pemerintah Desa, lembaga kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, pelaku UMKM, paguyuban, serta perwakilan warga dari seluruh RT di Desa Carat.

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 19.00 WIB dengan berkumpulnya seluruh peserta di Balai Desa Carat. Tepat pukul 20.00 WIB, kirab tumpeng secara resmi diberangkatkan oleh Kepala Desa Carat, H. Mudjiono, menuju lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Arak-arakan berlangsung meriah. Iringan mobil pengawal dan sound system memimpin di depan, disusul jajaran perangkat desa, lembaga desa, ketua RT, organisasi masyarakat, hingga pelaku UMKM yang membawa tumpeng hasil bumi sebagai simbol rasa syukur atas limpahan rezeki.

Setibanya di lokasi KDMP sekitar pukul 21.00 WIB, acara dilanjutkan dengan Genduri Akbar yang berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Doa bersama dipanjatkan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kemudian dilanjutkan dengan hiburan karawitan yang dibawakan oleh ibu-ibu Desa Carat.

Ketua Panitia Bersih Desa Carat 2026, Nur Cholis, mengatakan kirab tumpeng bukan sekadar seremonial, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan antarwarga.

"Kirab tumpeng dan genduri ini merupakan simbol rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala nikmat yang diberikan. Kami berharap kegiatan ini terus menjadi pemersatu masyarakat dan dapat dilestarikan oleh generasi muda sebagai warisan budaya Desa Carat," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Carat, H. Mudjiono, menegaskan bahwa Bersih Desa merupakan komitmen pemerintah desa dalam menjaga tradisi sekaligus memperkuat gotong royong.

"Bersih desa bukan hanya melestarikan adat istiadat, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian antarwarga. Kami mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan meriah," ungkapnya.

Apresiasi juga datang dari Camat Kauman. Ia menilai tradisi seperti kirab tumpeng dan genduri adalah kekayaan budaya yang harus dijaga di tengah perkembangan zaman.

"Selain mempererat persatuan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur kepada generasi muda. Semoga Desa Carat terus menjadi contoh desa yang mampu melestarikan budaya sekaligus membangun masyarakat yang harmonis," tuturnya. (Mn) 

Via daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us