IKN
Kementerian PPN/Bappenas
Konsep smart city
kota yang cerdas
warta
IKN Dirancang Sebagai Kota yang Cerdas
Jakarta, Djava Pos - IKN direncanakan sebagai kota yang berbasis smart city. Konsep smart city pada Ibu Kota Negara baru akan berupaya mengelola sumber daya dengan efisien dan memberi pelayanan secara efektif melalui informasi yang akurat berbasis digital dengan perspektif proses bisnis yang lebih simpel dan dukungan infrastruktur yang dapat diakses oleh masyarakat. Konsep smart city mencakup beberapa dimensi.
Pertama, Smart Governance, yaitu manajemen dan tata kelola pemerintahan dan layanan publik secara lebih cepat, efisien, efektif, responsif, komunikatif, dan terus melakukan peningkatan kinerja birokrasi melalui inovasi dan adopsi teknologi yang terpadu.
Kedua, Smart Branding, yaitu praktik inovatif dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi terkini untuk membangun nilai jual (brand value) baik di tingkat nasional maupun internasional, sehingga mampu meningkatkan daya saing dalam menarik partisipasi masyarakat dan investasi bisnis/investor.
Ketiga, Smart Economy, yaitu kemampuan mewujudkan ekosistem perekonomian daerah yang mendukung sektor ekonomi unggulan, adaptif terhadap perubahan cepat (agile), global scope, kolaborasi/sharing economy, terintegrasi, inovasi, dan personal customization.
Keempat, Smart Living, yaitu kemampuan menciptakan lingkungan tempat tinggal yang layak, nyaman, dan efisien.
Kelima, Smart Society, yaitu kemampuan pemerintah dalam mewujudkan ekosistem sosio-teknis (sosial-virtual) masyarakat yang humanis, produktif, dinamis, komunikatif, dan interaktif dengan digital literacy tinggi.
Keenam, Smart Environment, yaitu kemampuan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik, bertanggung-jawab, dan berkelanjutan.
Rabu, 29 September 2021
Tim Komunikasi Publik
Kementerian PPN/Bappenas
Via
IKN

Posting Komentar