Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda anak yatim-piatu karena covid-19 ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti minta negara negara jamin warta Ketua DPD RI Minta Negara Jamin Masa Depan Anak Yatim-Piatu Karena Covid-19
anak yatim-piatu karena covid-19 ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti minta negara negara jamin warta

Ketua DPD RI Minta Negara Jamin Masa Depan Anak Yatim-Piatu Karena Covid-19

Pasundan
Pasundan
03 Agu, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Jakarta, Djava Pos - Pandemi Covid-19 membuat ribuan anak menjadi yatim-piatu. Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah melakukan langkah konkret untuk membantu anak yatim-piatu yang terdampak Covid-19.

“Kita semua sangat prihatin banyaknya anak yang ditinggalkan orangtuanya karena Covid-19. Pemerintah dan semua pihak harus menindaklanjuti dengan aksi nyata. Pastikan mereka tidak terlantar dan hak-haknya terpenuhi,” ujar LaNyalla, Selasa (3/8/2021).

Menurut LaNyalla, pemerintah harus memberi jaminan perlindungan. Anak-anak yatim-piatu tersebut tetap mendapat pengasuhan, terjamin dari segi pendidikan, terpenuhi hak kesehatannya, aman atau tidak mengalami kekerasan dan lain-lain.

“Mereka perlu bantuan dan dukungan berkelanjutan, tidak hanya saat ini, tetapi hingga mereka nanti bisa mandiri. Oleh karena itu mekanisme bantuan sosial dan pemenuhan hak-hak mereka harus berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Senator asal Jawa Timur ini mengingatkan amanat Undang-Undang No. 22/2003 dan UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak, negara wajib hadir untuk melindungi setiap anak Indonesia. Termasuk anak-anak yang terdampak Covid-19.

“Butuh sinergitas yang baik antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Kemudian dari Satgas Covid-19 bersama stakeholder lain, yakni Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kemen PPPA serta dinas terkait di daerah,” tutur LaNyalla. 

Langkah awalnya, menurut LaNyalla, Dinas Sosial di daerah mendata anak-anak yatim piatu akibat orang tuanya meninggal karena Covid-19 di wilayahnya. Setelah pendataan, kemudian asesmen, pendampingan dan bantuan. 

“Sejauh ini Kemensos sepertinya belum mendapatkan data pasti jumlah anak-anak tersebut. Perlu segera turun ke lapangan mencari data, memverifikasinya dengan benar dan memetakan kebutuhan mereka,” ujar dia lagi. 

Berdasarkan data tersebut inilah kondisi masing-masing anak akan diketahui. Dari situlah, tambah LaNyalla, prioritas penanganan bisa dilakukan.

“Anak yang trauma atau kejiwaannya terguncang perlu pendampingan psikologis. Beda lagi dengan anak kesulitan ekonomi, mereka hanya perlu dipastikan kebutuhan pokok tercukupi dan pendidikannya berlanjut,” ujar LaNyalla.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu sempat viral seorang anak laki-laki berusia 10 tahun bernama Vino yang kedua orangtuanya meninggal karena Covid-19 di Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur. Sebelumnya ada juga anak perempuan berusia 10 tahun bernama Aisyah Alissa di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten yang bernasib sama.(red/rls)

Via anak yatim-piatu
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Pasundan- September 10, 2026 0
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September
Jakarta, Pasundan – Vertu dan Yello Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan Wedding Open House bertajuk “A Love Story in Harmony” pada Minggu, 13 September 2026. Ac…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us