Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda daerah swadaya tambal jalan warga ponorogo Kecewa Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ponorogo Swadaya Tambal Jalan Wringinanom-Gajah
daerah swadaya tambal jalan warga ponorogo

Kecewa Jalan Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Ponorogo Swadaya Tambal Jalan Wringinanom-Gajah

Pasundan
Pasundan
26 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Ponorogo, Pasundan – Kekecewaan terhadap lambannya penanganan infrastruktur jalan kabupaten di Ponorogo diwujudkan warga dengan aksi nyata. Puluhan relawan di Desa Gajah, Kecamatan Sambit, secara swadaya melakukan penambalan jalan rusak di ruas Wringinanom–Gajah yang bertahun-tahun minim perhatian pemerintah daerah.

Aksi gotong royong tersebut telah berlangsung selama enam pekan, dilakukan rutin setiap hari Sabtu dan Minggu. Dengan peralatan seadanya, para relawan menutup lubang-lubang jalan demi keselamatan pengguna jalan dan kelancaran aktivitas warga.

Ruas jalan Wringinanom–Gajah sendiri memiliki panjang sekitar 6 kilometer. Dari total panjang tersebut, baru sekitar 3 kilometer yang pernah dibangun pada tahun 2019. Sisanya, hingga kini masih dalam kondisi rusak dan belum mendapat penanganan memadai.

Menurut warga, Pemerintah Desa Gajah telah berkali-kali mengusulkan pembangunan lanjutan kepada Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Namun usulan tersebut tak kunjung terealisasi.

"Usulan sudah sering kami sampaikan, tapi sampai sekarang hanya janji. Sementara jalan ini urat nadi warga," ujar salah seorang relawan yang enggan disebutkan namanya.

Padahal, jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat. Selain menjadi jalur utama perekonomian, ruas itu juga menjadi akses pendidikan, pertanian, perdagangan, hingga mobilitas harian warga Desa Gajah dan sekitarnya.

"Kami tidak ingin hanya menunggu. Jalan ini setiap hari dilalui masyarakat. Kalau terus dibiarkan rusak, risikonya bukan hanya menghambat ekonomi, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan," tegasnya.

Para relawan berharap aksi swadaya yang telah berjalan enam pekan ini mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Mereka meminta agar sisa ruas jalan yang belum tersentuh segera dimasukkan dalam program pembangunan prioritas.

Bagi warga, gotong royong yang mereka lakukan bukanlah untuk menggantikan kewajiban pemerintah dalam menyediakan infrastruktur layak. Aksi ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus seruan agar pemerintah segera hadir memberikan solusi nyata. (Mn) 


Via daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us