Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda Aiko Chan Bullying Srikandi DPP PEKAT IB warta Maraknya Bullying di Lingkungan Sekolah, Ketum Srikandi DPP PEKAT IB Prihatin
Aiko Chan Bullying Srikandi DPP PEKAT IB warta

Maraknya Bullying di Lingkungan Sekolah, Ketum Srikandi DPP PEKAT IB Prihatin

Pasundan
Pasundan
29 Sep, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Jakarta, Djava Pos - Perundungan atau Bullying di lingkungan pendidikan kini tengah kembali menjadi sorotan publik karena viral di media sosial dan kasusnya semakin meningkat. 

Beberapa bahkan terjadi di level Sekolah Dasar seperti di  SDN 06 Pesanggrahan Jakarta Selatan kemaren. 

Ramai di berita maupun media sosial seorang Siswa SDN 06 Pesanggrahan tewas setelah jatuh dari lantai empat gedung sekolah pada Selasa 26 September 2023 lalu.

Kasus ini telah membuat pihak Polsek Pesanggrahan turun tangan untuk menyelidiki penyebab terjatuhnya siswa berinisial SR tersebut.

Namun beredar informasi bahwa korban jatuh dari lantai empat gedung sekolah karena merupakan korban bullying.

Ketua Umum Srikandi Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPP PEKAT IB) Aiko Chan  yang juga berprofesi sebagai Penyanyi muda  ini mengaku prihatin atas maraknya kasus bullying di pergaulan anak muda zaman sekarang, khususnya Indonesia. Dia bahkan tidak menyangka aksi bullying bisa menyebabkan korban depresi hingga meninggal.

Saya mendapat kabar banyak yang meninggal di Indonesia karena aksi bullying. Ini masalah berat, saya prihatin atas itu," kata Aiko Chan saat jumpa pers di kawasan Brawijaya Jakarta Selatan, Jumat (29/9/23). 

Aiko Chan mengatakan, "Saya sangat prihatin dengan beberapa unggahan video yang tersebar di media sosial, korban perundungan mengalami kekerasan verbal dan fisik hingga beberapa di antaranya harus mendapatkan penanganan medis yang cukup serius".

Saya juga seorang ibu, tentunya tak terima dengan perlakuan para pelaku perundungan yang mengakibatkan luka berat bahkan ada yang sampai meninggal dunia, betapa terpukulnya hati seorang ibu dari korban bullying melihat kondisi anaknya jafi korvan perundungan di lingkungan sekolah. 

"Kita tidak bisa anggap remeh dengan dampak dari pelaku dan korban perundungan ini, karena menyangkut masa depan anak-anak". Ujarnya. 

Pemerintah harus serius menyikapi maraknya kejadian perundungan atau bullying di lingkungan sekolah, harus ditingkatkan upaya pencegahan agar tidak terulang kembali. Harapnya. 

Tentunya, mencegah dan menghentikan aksi perundungan di lingkungan sekolah tidak bisa dilakukan sepihak, melainkan perlu kerja sama antar berbagai pihak. 

Hal tersebut akan berhasil apabila pemerintah, seluruh ekosistem sekolah, hingga masyarakat berperan aktif dalam upaya pencegahan perundungan. Ungkapnya. (wp) 

Via Aiko Chan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Pasundan- September 10, 2026 0
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September
Jakarta, Pasundan – Vertu dan Yello Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan Wedding Open House bertajuk “A Love Story in Harmony” pada Minggu, 13 September 2026. Ac…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us