Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda Dosen FBS Universitas Indraprasta PGRI Syarifudin Yunus warta 93% Mahasiswa dan Alumni S1 Setuju Skripsi Tidak Wajib Jadi Syarat Kelulusan
Dosen FBS Universitas Indraprasta PGRI Syarifudin Yunus warta

93% Mahasiswa dan Alumni S1 Setuju Skripsi Tidak Wajib Jadi Syarat Kelulusan

Pasundan
Pasundan
31 Agu, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Oleh: Syarifudin Yunus,Dosen FBS Universitas Indraprasta PGRI,

Djava Pos - Sebagai pembuktian atas kebijakan baru Permendikbudristek No 53 Tahun 2023 tentang Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi terkait dengan skripsi tidak lagi jadi syarat wajib kelulusan meraih sarjana S1. Untuk lulus S1, mahasiswa diberikan tugas akhir yang tidak harus skripsi, tapi bisa berbentuk prototipe, proyek, maupun bentuk sejenis lainnya. 

Saya pun melalukan survei singkat kepada 50 mahasiswa semester 7 dan alumni S1 yang lulus dalam 3 tahun terakhir secara daring. Saat ditanya, sebagai mahasiswa S1 atau alumni S1, apakah Anda setuju skripsi tidak lagi jadi syarat kelulusan atau menjadi sarjana? Maka jawabnya, 93% setuju skripsi tidak lagi jadi syarat wajib kelulusan, hanya 7% yang menjawab tidak setuju. 

Menurut partisipan survei ini, skripsi hanya bersifat formalitas untuk mencapai gelar sarjana, bukan merupakan cerminan idealisme disiplin ilmu yang dipelajarinya. Bahkan ada yang yang menyebut skripsi malah jadi beban. Karena bagi mahasiswa yang tidak memiliki kemampuan menulis ilmiah, skripsi bisa jadi penyebab stress dan frustrasi, Hingga akkhirnya tidak menutup kemungkinan akhirnya skripsi disusun alakadarnya atau plagiasi. Tanpa implikasi terhadap dunia kerja atau praktik di masyarakat yang signifikan.

Memang benar, kebijakan skripsi tidak lagi wajib jadi syarat kelulusan S1 sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing perguruan tinggi, masing-masing fakultas, masing-masing prodi (program studi). Namun langkah antisipasi patut dilakukan, untuk mereformasi tata cara penyelesaian studi yang tidak hanya bertumpu pada skripsi. Karena survei membuktikan, 93% mahasiswa atau alumni S1 setuju skripsi tidak lagi jadi syarat kelulusan S1. 

Maka perguruan tinggi patut menindaklanjutinya. Agar terjadi dinamika ilmiah dan tradisi akdemik baru di kalangan kampus. Sebagai bukti dari “merdeka belajar” sekaligus menyingkirkan “teori di atas kertas” menjadi “kiprah nyata di lapangan”. Salam merdeka belajar!

Via Dosen FBS Universitas Indraprasta PGRI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us