Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda DPP PWRI Dr. Suriyanto PD ketua umum PWRI komitmen Kebangsaan PWRI warta Mari Perkokoh Kembali Komitmen Kebangsaan Kita
DPP PWRI Dr. Suriyanto PD ketua umum PWRI komitmen Kebangsaan PWRI warta

Mari Perkokoh Kembali Komitmen Kebangsaan Kita

Pasundan
Pasundan
19 Apr, 2023 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Catatan Dr. Suriyanto PD, SH, MH, M.Kn

Setiap warga negara republik ini, pastinya merindukan Indonesia yang seutuhnya. Indonesia yang luhur budi pekertinya, damai, dan benar-benar mencerminkan Indonesia. Tetapi kerinduan itu seakan sirna, jika kita mendapati amuk merajalela, saling ejek sesama anak bangsa, maraknya demo yang bermuatan politis menjadi tanda bahwa aroma persatuan dan kesatuan sebagai sesama warga negara nyaris hanya menjadi wacana saja. Selebihnya, sebagian pihak memandang orang lain sebagai musuh, ironis, betapa kearifan sebagai ruh budaya luhur bangsa ini sudah punah.

Jakarta, Djava Pos - Kejadian-kejadian ini paradoks bukan saja rusuh menjauh dari rasa damai. Ini juga menjadi antiklimaks lantaran sesama warga telah memandang orang lain sebagai yang pantas dicurigai dan dimusuhi. Faktor pertama dan utama adalah lemahnya pemikiran, hilangnya rujukan nilai. Mudah ditunggangi kepentingan kepentingan politilk. Ini membuat warga begitu mudah terprovokasi.

Indonesia sebagai negara merdeka dan menganut sistem demokrasi dengan ciri - ciri kedaulatan sepenuhnya di tangan rakyat hal tersebut termaktub di UUD 1945. Yang mana satu kekuasaan negara dan pemerintahnya untuk melindungi segenap masyarakatnya dari seluruh tumpah darah Indonesia yang hidup dalam kemajemukan dari berbagai suku dan agama yang hidup saling berdampingan. Untuk menciptakan perdamaian abadi yang hakiki. 
Pancasila sebagai rujukan nilai kehidupan berbangsa dan bernegara menjadi pengikat erat pada sendi - sendi kehidupan masyarakat yang hidup dari masa ke masa di bumi pertiwi Indonesia. 

Belakangan ini banyak terjadi kegaduhan yang mengoyak demokrasi itu sendiri seperti adanya gerakan radikalisme yang menyerukan untuk merubah tatanan negara yang telah tertata apik dari masa ke masa yang didirikan oleh para founding father kita dengan menyerukan untuk merubah NKRI menjadi negara syariat Islam oleh kaum - kaum sesat pikir yang tidak mau tau bahwa negara Indonesia adalah negara yang islami buka negara islam tetapi negara mayoritas islam yang sudah jelas - jelas didirikan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. 

Kelompok ini juga yang mengkoyak - koyak demokrasi yang sesungguhnya, bahkan kelompok ini juga telah masuk di tatanan lembaga - lembaga penting di negara Kesatuan Indonesia. Hal ini yang harus menjadi perhatian kita bersama sebagai Bangsa besar yang berdaulat dibawah naungan NKRI. 
Seperti yang terjadi beberapa waktu ini perselisihan antara Polri dan KPK yang banyak menyedot perhatian publik yang mana publik sebagian besar belum tentu tahu cerita yang sebenarnya. Sebagai contoh demonstrasi berhari - hari yang terjadi di depan gedung KPK apakah itu pengungkapan yang tulus dalam menyuarakan demokrasi, dan apakah demonstrasi yang terjadi sebagai pengungkapan pendapat yang murni tanpa ada orang - orang atau kelompok yang di belakang para pendemo? Hal ini menjadi penting bagi para pemangku jabatan di NKRI ini untuk mengetahui yang sebenarnya agar publik tidak terbodoh kan oleh kepentingan kelompok apapun itu, Demokrasi dalam menyampaikan pendapat harus murni seperti yang telah di atur pada UUD 1945 pasal 28.

Sangat disayangkan apa yang terjadi di hari - hari belakangan ini kisruh kpk dan polri yang belum dapat memberi edukasi baik terhadap rakyat Indonesia. Demokrasi belum dapat dijalankan secara benar bila aksi - aksi yang dilakukan masih ada oknum lembaga yang membayar.
Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus menyadari bahwa Indonesia, adalah sebuah bangsa dan Negara yang besar yang telah melalui perjalanan sejarah yang sangat panjang, bahkan ribuan tahun yang lalu, eksistensi manusia yang menempati gugusan pulau di antara (Nusa – antara, Nusantara) dan benua (Asia dan Australia) dan dua Samudera (Hindia dan Pasifik), sudah eksis dan telah melahirkan peradaban yang sangat besar.

Kebesaran kita, sebagai sebuah bangsa, kini mulai dipertanyakan kembali. Hal ini terlihat, dengan mulai lunturnya nasionalisme kita, memudarnya komitmen kebangsaan kita. Dan rasa senasib, sepenanggungan kita dalam rumah besar Indonesia, mulai terkoyak. Sebagai anak bangsa, kita nyaris tidak percaya kepada kekuatan diri sebagai suatu bangsa, kita seakan tidak dapat berdiri sebagai bangsa yang merdeka.
Namun di tengah perjalanan bangsa ini, masih terselip keprihatinan kita sebagai bangsa yang berbudaya. 

Kita melihat masih banyak perdebatan yang cenderung memecah belah persatuan dan kesatuan, hal ini menunjukkan masih rendahnya akan sikap menghargai perbedaan dan keberagaman. Persoalan ini menjadi masalah yang tak kunjung usai, di tengah derasnya arus globalisasi, dan kebebasan berbicara melalui media sosial. Atas dasar asumsi tersebut, maka hendaknya perlu digaungkan kembali sebuah kesadaran untuk menghargai antar sesama, menghargai perbedaan termasuk perbedaan cara pandang terhadap suatu persoalan berbangsa dan bernegara.

Keberagaman, merupakan sebuah perbedaan antara satu individu dengan individu yang lain. Keberagaman juga bisa diartikan, sebagai kesediaan dalam menerima perbedaan yang ada di masyarakat, termasuk cara bertutur, berucap, agar tidak menodai dan saling menyakiti. Nilai-nilai seperti ini, telah lenyap. Kita dapat memetik sebuah filosifi permainan musk orchestra, dimana banyak terdapat beragam jenis alat musik. Namun, apabila kita mampu memainkan dan memadu padankan alat-alat music tersebut dengan seirama dan harmonis, maka akan menghasilkan harmoni music yang begitu indah.

Suriyanto PD, Dosen Ilmu Hukum STIH IBLAM Jakarta.

Editor : Jagad N

Via DPP PWRI
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

Pasundan- September 12, 2026 0
Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC
Sukabumi, Pasundan - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat konsolidasi internal di Sekretariat DPD PGR, …

Populer

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

September 12, 2026
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

September 12, 2026
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us