Lewat Pelatihan Hidronik di Kelurahan Warugunung, Diharapkan Jadi Ikon Desa Wisata Edukasi
Surabaya, Djava Pos - Kelurahan Warugunung di Kecamatan Karangpilang, Kota Surabaya, Jawa Timur memiliki potensi alam yaitu hasil pertanian. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) LPPM Unesa juga melihat desa tersebut mempunyai potensi wisata.
Pelatihan dan pengembangan wisata edukasi melalui Program Hidronik Pada Kelompok Tani Kelurahan Warugunung Surabaya ini diikuti sebanyak 20 orang di kantor Kelurahan Warugunung Surabaya pada hari Minggu (11/9/2022) hari ini.
Ada tiga Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari LPPM Unesa. Diantaranya adalah Dr. Susanti, M.Si sebagai ketua dan beranggotakan Renny Dwijayanti, S.Pd., M.Pd dan Eka Hendi Andriansyah, S.Pd., M.Pd.
Acara tersebut diisi dengan pelatihan yang diberikan langsung Dr. Susanti dengan memaparkan materi Desa Wisata dan dilanjutkan materi Strategi Pengembangan Desa Wisata oleh Eka Hendi Andriansyah.
Ketua Tim PKM Pendidikan Akuntansi FEB Unesa Dr. Susanti menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini untuk pengembangan wisata edukasi melalui hidronik dengan memanfaatkan potensi kelompok tani di Kelurahan Warugunung Surabaya yang memiliki semangat luar biasa.
"Kami tertarik mengadakan kegiatan PKM di keluarahan Warugunung untuk memberikan edukasi wisata. Selain itu juga menambah kerukunan, silaturahmi, dan pendapatan. Sehingga bisa menciptakan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Warugunung,"ujar perempuan disapa Susanti ini.
Menurut Susanti, kelurahan Warugunung ini mempunyai tempat wisata atau ikon baru sehingga nantinya akan bisa terkenal.
"Alasan itulah kami ingin memberdayakan masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut,"kata dia saat ditemui awak media selepas acara tersebut.
Susanti berharap kelurahan Warugunung ini bisa menambah pemahaman pengetahuan dan wawasan warga mulai dari anak kecil sampai dewasa.
"Pelatihan ini mampu mendorong masyarakat Warugunung bisa diterapkan dan diimplementasikan. Agar nanti kelurahan tersebut menjadi ikon desa wisata edukasi baru,"pungkasnya. (Asw)

Posting Komentar