Fahd A Rafiq Amalkan Ajaran Dasa Pitutur Sunan Kalijaga
Jakarta, Djava Pos - Hampir setiap tahun H. Fahd El Fouz A Rafiq berziarah ke makam Wali Songo, tidak hanya berziarah akan tetapi beliau memaknai dan mengamalkan pesan pesan yang disampaikan dalam mengarungi kehidupan sehari hari.
Salah satu amalan beliau adalah Dasa pitutur (10 Nasihat) Sunan Kalijaga yang terus konsisten beliau pegang teguh dalam menjalankan hidup. sebelumnya penulis pernah menjabarkan nasehat Urip Iku Urip (Hidup itu Nyala).
Berikut ini penulis menjabarkan Dasa Pitutur yang terus H.Fahd El Fouz A Rafiq amalkan (Ketua Umum DPP Bapera) pegang teguh hingga sekarang.
Dasa Pitutur (10 Nasihat ) Sunan Kalijaga
1. Urip iku urup.
Hidup itu Nyala! Maksudnya hidup itu hendaknya bisa memberi manfaat bagi orang lain di sekitar kita. Semakin besar manfaat yang bisa kita berikan, maka semakin berartilah hidup kita.
2. Memayu hayuning bawana, ambrasta dur hangkara.
Maksudnya, manusia hidup di dunia harus selalu mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan. Selain itu manusia juga harus ambil peran ikut memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.
3. Sura dira jaya jayaningrat, lebur dening pangastuti.
Artinya, segala sifat keras hati, picik, angkara murka, pada akhirnya akan dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati, dan sabar.
4. Ngluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bandha.
Menaklukkan tidak perlu membawa massa; menang tanpa harus merendahkan atau mempermalukan; berwibawa tanpa perlu mengandalkan kekuatan, kekayaan atau kekuasaan, keturunan; dan kaya tanpa didasari kebendaan.
5. Datan serik lamun ketaman, datan susah lamun kelangan.
maksudnya, jangan mudah sakit hati manakala musibah datang. Jangan sedih saat kehilangan sesuatu.
6. Aja gumunan, aja getunan, aja kagetan, aja aleman.
Jangan mudah terheran-heran, jangan mudah menyesal, jangan mudah terkejut-kejut, jangan mudah kolokan atau manja.
7. Aja ketungkul marang kalungguhan, kadonyan lan kemareman.
Artinya, Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan, dan kepuasan duniawi.
8. Aja kuminter mundak keblinger, aja cidra mundak cilaka.
Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah, jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.
9. Aja milik barang kang melok, aja mangro mundak kendho.
Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, dan indah. Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat.
10. Aja adigang, adigung, adiguna.
Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.
Itulah tadi isi Dasa Pitutur semoga dapat menginspirasi dan mengamalkan pesan pesan baik tersebut. Di lain waktu penulis akan membahas nasehat dari ke Delapan Wali Songo yang lain. (Asw)

Posting Komentar