Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda Kepala Sekolah Menengah Negeri 3 Poso kriminalisasi guru suharyono tagar suharyono warta Tagar #SavePakSuharyono Menggema di Youtube
Kepala Sekolah Menengah Negeri 3 Poso kriminalisasi guru suharyono tagar suharyono warta

Tagar #SavePakSuharyono Menggema di Youtube

Pasundan
Pasundan
21 Jan, 2022 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Poso, Djava Pos – Seruan berisi harapan agar Kepala Sekolah Menengah Negeri 3 Poso, Sulawesi Tengah, digaungkan oleh banyak pihak di Ibukota Kabupaten Poso. Hal itu terlihat dari viralnya tagar #SavePakSuharyono sejak 3 hari lalu. Hal itu disampaikan oleh salah satu guru di sebuah SMAN di kota ini.

“Sejak beberapa hari ini ramai warga Poso menyerukan agar Pak Suharyono segera diberikan keadilan dan dibebaskan dari tahanan. Dalam dua hari ini saja sudah ribuan warga yang menonton video terkait kasus yang menjerat Kepala SMAN 3 Poso yang mengalami kriminalisasi oleh oknum Kejaksaan Negeri Poso,” ujar narasumber yang minta namanya tidak dipublikasikan melalui sambungan komunikasi WhatsApp-nya, Kamis, 20 Januari 2022 kepada redaksi media ini.

Fakta terkait hal tersebut juga dapat dilihat dari ratusan komentar yang dibubuhkan penonton video yang diunggah oleh akun Youtube @CREDO OF PAKULI [1] yang menayangkan curhatan Ibu Nurhayati, istri Suharyono. “Video yang diungguh pada 17 Januari lalu ini sudah mendapat lebih dari 3500 views, 500-an like, dan 250-an komentar. Semua komentar bernada simpati dan harapan agar keadilan segera diberikan kepada guru Suharyono yang baik hati itu,” ujar Drs. Sumijo Toripalu, salah satu guru di SMAN 2 Poso yang selama ini bersimpati atas permasalahan yang dihadapi koleganya dari SMAN 3 itu.

Para pemberi komentar cukup bervariasi, yang terbanyak adalah dari para alumni dan siswa SMAN 3 Poso. Mereka sangat kehilangan seorang guru yang dinilai penyayang, bijaksana dan tiak pernah marah. Mereka merindukan kembalinya guru yang sekaligus menjadi orang tua mereka di sekolah.

“Kalau ada kegiatan OSIS, Bapak (Suharyono - red) ini selalu datang lihat kami di sekolah, kalau mengajar sangat halus, tidak pernah marah, juga sangat sayang,” komentar Henny Ningrum salah satu siswa SMAN 3 Poso.

Salah satu warga mempertanyakan aparat hukum yang tidak jeli melihat persoalan dan terkesan tebang pilih dalam mempersoalkan kasus pungutan uang sekolah yang disangkakan kepada Suharyono. “Pungutan dana pendidikan itu terjadi di semua sekolah SMA/SMK di Sulteng karena ada payung hukum Pergub 10/2017, pertanyaannya kenapa hanya Kepsek SMA 3 Poso saja yang diproses?” tulis pemilik akun Donasi Channel mengomentari video tersebut.

Sebuah komentar yang cukup panjang dari salah satu netizen menarik untuk disimak. Selain mempertanyakan tentang proses hukum yang tebang pilih, dia juga menyinggung soal kepatuhan keluarga guru korban kriminalisasi itu terhadap hukum yang sedang berjalan.

“Ibu (Nurhayati, istri Suharyono – red) ini akan menempuh upaya PK bersama pengacaranya. Hal yang menarik adalah berarti ibu ini menghormati putusan MA namun tidak setuju dengan putusannya. Apakah mengerti? Hal itu karena ada 2 kasus yang objeknya sama akan tetapi putusan berbeda. Banyak sekolah pungut (uang – red) komite, kenapa hanya suami dari ibu ini saja yang diproses?” tulis akun Cyndie Cici mempertanyakan proses penegakkan hukum yang aneh itu.

Sementara itu, para guru SMAN 3 Poso terlihat cukup tegar dan tetap bersemangat membela dan memperjuangkan nasib pimpinan sekolah mereka. “Kami sebagai guru SMAN 3 tetap berjuang untuk Pak Suharyono, sekolah sangat bagus karena dukungan orang tua, ada payung hukumnya, juga ada 2 kasus (yang sama – red), kenapa yang satu bebas dan yang lain tidak bebas?” tulis Hendro Firgiawan, salah satu guru SMN 3 Poso, yang dibenarkan oleh guru lainnya, Dra. Mariani.

Mutia Reza, salah saru siswa kelas 12 SMAN 3 Poso dengan penuh harap menulis semoga Kepala Sekolah mereka diberikan jalan terbaik dalam menyelesaikan masalah yang dihadapinya. “Semoga diberikan jalan yang terbaik dan kemudahan bagi bapak guru kita. Dari kami, siswa kelas 12 Smantig Poso,” tulis Mutia Reza. (RUMBI/Red)

#SavePakSuharyono
#StopKriminalisasiGuru

Catatan:

[1] Miris..!! Seorang Kepala Sekolah Di Poso Mengalami Kriminalisasi; https://youtu.be/_rnhiO60q5A

Via Kepala Sekolah Menengah Negeri 3 Poso
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us