Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda agroindustri Faperta Unwahas Limbah Cangkang Telur pendidikan Produk Bernilai Tinggi teknologi Unwahas warta Faperta Unwahas Kembangkan Limbah Cangkang Telur Menjadi Produk Bernilai Tinggi
agroindustri Faperta Unwahas Limbah Cangkang Telur pendidikan Produk Bernilai Tinggi teknologi Unwahas warta

Faperta Unwahas Kembangkan Limbah Cangkang Telur Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Pasundan
Pasundan
30 Des, 2022 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Semarang, Djava Pos - Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang (Faperta Unwahas) menyelenggarakan kegiatan pengembangan agroindustri berbasis limbah cangkang telur menjadi berbagai produk kosmetik, pupuk, pakan ternak dan bahan tambahan untuk makanan yang memiliki nilai ekonomi tinggi di tengah pandemi covid-19 Kegiatan ini diikuti oleh 13 kelompok dengan total 96 mahasiswa dan dilaksanakan aula Fakultas Pertanian Unwahas, Kamis (30/12/2021).  

Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan yang di selenggarakan sejak Oktober mulai dengan survey bahan baku berupa limbah cangkang telur yang berasal dari pedagang martabak, penjual jamu dan pengusaha roti yang banyak tersebar di Kota Semarang.  

Sebagian besar limbah cangkang telur belum dimanfaatkan dengan baik, hanya dibuang ditempat sampah atau dihancurkan dan dikumpulkan sebagai pupuk, tetapi belum diolah dan dikemas untuk diperjualbelikan. Ini diharapkan menjadi model untuk meningkatkan produk agroindustri yang bernilai ekonomi tinggi.   

Dosen pengampu mata kuliah, Dewi Hastuti mengatakan kegiatan praktikum bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa danmengembangkan agroindustri berbasis limbah.


“Pengolahan limbah cangkang telur merupakan satu kegiatan praktikum  mahasiswa Faperta Unwahas yang mengambil mata kuliah Ekonomi Agroindustri yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa khususnya dalam aspek pengetahuan dan ketrampilan mengembangkan Agroindustri berbasis limbah,” ujar Dewi.
 
Ia megatakan cangkang telur mengandung kalsium tinggi yang baik bagi tubuh. Juga mengandung mineral lain termasuk srontium, fluorida, magnesium, selenium hingga protein.  “Sehingga baik untuk kesehatan tubuh, perawatan kecantikan, perawatan tanaman dan untuk bahan tambahan dalam makanan,” lanjutnya.
 
Wakil Rektor IV Unwahas, Dr. Helmy Purwanto mengapresiasi dengan sangat baik praktikum ekonomi agroindustri yang menghasilkan pasta gigi herbal, pupuk tanaman, pakan ternak, kosmetik, dan bahan campuran untuk makanan ringan.
 
“Harapannya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan nilai kemanfaatan limbah menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya di saat pandemi covid 19 yang belum berakhir ini,” harapnya.

Pengolahan limbah cangkang telur bukan hal yang baru misalnya untuk kerajinan lukisan dari cangkang telur dan kerajinan seni yang lain. “Tetapi belum banyak diketahui oleh masyarakat jika pengolahan limbah cangkang telur menjadi pupuk yang komersil, pakan ternak, pasta gigi dan makanan seperti rempeyek dari tepung cangkang telur,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Lutfi Aris Sasongko menyatakan sangat mengapresiasi para mahasiswa Agribisnis Faperta Unwahas yang telah mengolah limbah cangkang telur. 

“Saya sagat mengapresiasi kegiatan ini dengan menampilkan berbagai bentuk olahan limbah cangkang telur menjadi produk pupuk tanaman dan penstabil pH tanah, masker wajah organik, lulur ature scrub, krim badan, pupuk cair cangkang telur ayam, campuran pakan ternak, pupuk kompos, pasta gigi, Krupuk dan rempeyek kacang cangkang telur,” ungkapnya.  
   
Pelu diketahui, kesuksesan mahasiswa memproduksi berbagai olahan dari limbah cangkang telur ini juga didukung fasilitas di kampus Unwahas, laboratorium Faperta dan laboratorium Farmasi.  Mahasiswa prodi agribisnis dapat melakukan praktikum di laboratorium di Fakultas Farmasi maupun di fakultas lain di Unwahas Semarang.  

Dengan program merdeka belajar kampus merdeka menjadikan mahasiswa dapat belajar di program studi manapun yang ada di Unwahas yang mendukung kompetensi dan kemampuan mahasiswa. Pandemi covid 19 bukan suatu hambatan untuk Faperta Unwahas terus berinovasi, berkreasi , dalam pendidikan, penelitian dan pengabdian untuk masyarakat.

“Arah kedepannya produk yang telah dihasilkan dari praktikum ini, bisa diproduksi dan dipasarkan secara kontinyu dan menjadi sumber pendapatan bagi mahasiswa dan masyarakat.  Bahkan diharapkan untuk mendapatkan label halal dan pengakuan Hak Kekayaan Intelektual (HaKI),” harap Dewi Hastuti.

Kegiatan ini dihadiri Dekan Fakultas Pertanian Lutfi Aris Sasongko, Rita Dwi Ratnani sebagai pewakilan assesor halal MUI Jawa Tengah dan Dewi Hastuti serta Istanto dosen pengampu  Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim Semarang. (Mar) 

Via agroindustri
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us