Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda BNPT kepala BNPT Komjen Polisi Dr. Boy Rafli Amar matakin moderasi beragama offline dan online seminar nasional warta MATAKIN Adakan Seminar Nasional Perkuat Moderasi Beragama Secara Offline dan Online
BNPT kepala BNPT Komjen Polisi Dr. Boy Rafli Amar matakin moderasi beragama offline dan online seminar nasional warta

MATAKIN Adakan Seminar Nasional Perkuat Moderasi Beragama Secara Offline dan Online

Pasundan
Pasundan
14 Nov, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Jakarta, Djava Pos - Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) mengadakan seminar yang diselenggarakan oleh secara offline dan online dengan tema “Menangkal Intoleransi, Radikalisme Terorisme dengan Memperkuat Moderasi Beragama di Jakarta (13/11/2021).

Menciptakan Indonesia yang damai, aman, dan sejahtera merupakan tugas rakyat Indonesia, meski ditengah banyaknya perbedaan suku, agama, ras, dan budaya. Merawat toleransi beragama menjadi salah satu kunci untuk mencapai visi misi tersebut, terutama dalam menangkal paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme dengan cara memperkuat moderasi antar umat beragama. 

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Polisi Dr. Boy Rafli Amar berpesan agar seluruh warga negara Indonesia bersyukur memiliki Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika. 

“Kedua konsensius negara ini merupakan landasan bagi masyarakat Indonesia bisa menghargai perbedaan agama, dan hidup berdampingan,” katanya. 

"Kita sebagai warga negara Indonesia patut bersyukur dengan kerukunan yang kita rawat hingga kini, tugas kita dengan memperkuat moderasi beragama untuk menangkal paham radikalisme dan terorisme, meski tidak sedikit masyarakat yang memiliki ideologi  bertentangan dengan Pancasila, hingga pergi berjihad ke Suriah," lanjutnya. 

Kepala BNPT menekankan paham radikalisme terorisme muncul karena  ideologi dan ketidakadilan dalam berbagai bidang dan bentuk. Oleh karena itu, faktor agama bukanlah pemicu utama tumbuhnya radikalisme dan budaya kekerasan. 

"Keberagaman agama di Indonesia sering dimanfaatkan oleh kelompok radikal untuk menguatkan pemahaman mereka, kita tidak boleh terkecoh. Indonesia negeri yang harmonis, kita harus rawat itu, bahu membahu menjaga toleransi antar beragama," harapnya. 

Pola rekrutment kelompok terorisme di dunia maya juga makin canggih apalagi Indonesia didominasi oleh generasi milenial sehingga dikhawatirkan menjadi media rekruitmen yang dilakukan oleh kelompok radikal. 

"Di dunia maya hari ini ada dua juta lebih penduduk Indonesia menggunakan internet, 50% nya generasi milenial. Kita sebagai orang tua perlu pengawasan ekstra agar anak kita mempelajari ilmu agama yang benar, jangan sampai anak muda kita terkecoh," ucap Boy. 

Kepala BNPT menjelaskan ada empat hal yang menjadi esensi dalam moderasi beragama. “Pertama, cara pandang, pengenalan esensi agama, berprinsip keadilan dan keseimbangan, serta taat pada konstitusi. Diharapkan masyarakat bisa hidup memahami keberagaman agama dan suku di Indonesia,”urainya. 

"Sebagai masyarakat, kita harus menjalankan kehidupan dengan nilai-nilai Pancasila, sebagai seorang beragama kita memegang teguh moderasi beragama antar umat. Beragama adalah bernegara," tegasnya. 

Anggota Dewan Rohaniwan MATAKIN, Chandra setiawan Ph.D menyampaikan terima kasih kepada Kepala BNPT yang sudah berkenan berbagi pengetahuan kepada umat Konghucu akan pentingnya menguatkan moderasi beragama untuk menangkal paham radikalisme. 

"Pentingnya materi yang disampaikan Pak Boy sangat bermanfaat untuk kami, beliau menyampaikan dalam menyatukan nusantara bukan hanya milik agama tertentu, tapi seluruh agama. Berkumpul nya kita di ruangan ini merupakan  Ini kebesaran Tuhan yang menjaga konstitusi negara kita," katanya. 

Dalam upaya pencegahan tersebut, BNPT melakukan langkah-langkah dengan Kesiapsiagaan Nasional, Kontra Radikalisasi, dan Deradikalisasi. Upaya kontra radikalisasi mengajak semua stake holder guna memerangi radikalisme melalui kontra narasi. (PR/Mar) 

Via BNPT
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us