Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda kejari Jepara Kemenag Jepara kerja sama MoU pencegahan Tipikor warta Hadapi Masalah Hukum dan Cegah Tipikor, Kemenag Jepara Gandeng Kejaksaan
kejari Jepara Kemenag Jepara kerja sama MoU pencegahan Tipikor warta

Hadapi Masalah Hukum dan Cegah Tipikor, Kemenag Jepara Gandeng Kejaksaan

Pasundan
Pasundan
20 Okt, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp




Jepara, Djava Pos - Kejaksaan Negeri Jepara bersama Kementerian Agama Kabupaten Jepara menggelar upacara penandatanganan kerjasama / Memorandum of Understanding (MoU)
di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara, serta sosialisasi pengendalian gratifikasi menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) pada Kemenag Kab Jepara Tahun 2021, yang berlangsung di Aula Kemenag Kab Jepara, Senin ( 18/10/2021).

Kerjasama tersebut diwujudkan dengan  penandatanganan nota kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Negeri Jepara Ayu Agung, S.H. S.Sos. M.H. M.Si (Han) dan Kepala Kemenag Jepara Drs. H. Muh. Habib, MM.

Turut hadir menyaksikan kerjasama tersebut Kasi Intelijen Kejari Jepara Roni Indra, S.H., Kasi Datun Kejari Jepara Yan Subiyono, S.H. M.H. , Kepala KUA se Kab. Jepara, Pejabat struktural Kemenag Jepara dan Para penyuluh dan Kepala Madrasah se Kab. Jepara, dilaksanakan dengan tetap mematuhi aturan protokol kesehatan tentang pencegahan penularan Covid 19.

Kepala Kemenag Jepara Drs. H. Muh. Habib, MM.menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kajari beserta jajarannya setelah penandatanganan MoU dalam rangka persoalan hukum dibidang hukum dan tata usaha negara ini telah ditandatangani bersama.

" Untuk itu nantinya kita minta bisa diberikan pendampingan hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum lainnya," ujar Muh Habib.

Selain itu pada kesempatan ini Kemenag juga berharap kepada Kajari Jepara untuk memberikan sosialisasi dan pembinaan tentang pengendalian gratifikasi, nantinya para peserta apabila ada yang belum dimengerti bisa ditanyakan langsung kepada narasumber.

Muh Habib juga menjelaskan dalam kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka membangun zona integritas menuju WBK  dan WBBM dengan dasar Peraturan Menteri Agama No. 34 tahun 2019 tentang Pengendalian Gratifikasi pada Kementerian Agama dan Surat Inspektur Jenderal Kementerian Agama  No. B-709/Bj/Ps00/07/2021 tentang Pengendalian Gratifikasi pada Kementerian Agama RI

" Dengan maksud dan tujuan untuk memberikan pengetahuan tentang gratifikasi dan korupsi serta hal lain yang menjadi larangan bagi pejabat aparatur negara dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat dan memberikan masukan terkait sistem pengendalian gratifikasi dalam menuju zona integritas WBK/ WBBM," ungkapnya.

Kemenag berharap dengan adanya MoU tersebut dari Kejaksaan akan memberikan bantuan hukum,  pertimbangan dan tindakan hukum. " Dengan harapan akan meminimalisir adanya penyimpangan yang menimbulkan pelanggaran terhadap peraturan perundang undangan," harapnya.

Kajari Jepara Ayu Agung, S.H. S.Sos. M.H. M.Si (Han) pada kesempatan ini menyampaikan materi Tentang Tupoksi Kejaksaan sesuai dengan UU No 16 tahun 2004.

Kejaksaan mempunyai banyak tugas dan kewenangan bukan hanya dalam hal penuntutan akan tetapi melalui bidang ketertiban dan ketentraman umum salah satunya memberikan penyuluhan dan penerangan hukum untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

Ayu menjelaskan Kejaksaan dengan surat kuasa khusus ( SKK ) dapat bertindak baik didalam maupun  diluar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah.

" Untuk memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum yang dapat berupa pendampingan hukum, pendapat hukum dan audit hukum serta dapat melakukan penegakan hukum dalam hal ini menjalankan perintah undang undang," kata Ayu.

Kemudian melakukan tindakan hukum lain sebagai mediator, fasilitator jika antar pejabat, BUMN/ BUMD yang terlibat dalam permasalahan tertentu. "Ada juga pelayanan hukum berupa konsultasi hukum gratis untuk masyarakat," imbuhnya.

" Kita selalu berperan aktif memberikan penyuluhan khususnya generasi muda karena nantinya generasi sebagai penerus tongkat estafet kepemimpinan dalam menjaga keutuhan NKRI," sambungnya.

Sementara itu Ayu Agung dalam sosialisasi Pengendalian Gratifikasi dalam Pengertiannya, menjelaskan Jenis-jenis dan dampak gratifikasi serta pengelompokan delik tindak pidana khusus sesuai UU No. 31/2019 jo UU No. 20/2001.

" Dalam penguatan pengawasan institusi pelayanan publik dapat dilakukan dengan whistleblowing system (WBS)," terangnya.

Menurutnya whistleblowing system diperuntukan terutama untuk seseorang yang ingin melaporkan indikasi tindak pidana korupsi yang terjadi didalam organisasi tempatnya bekerja, namun akan tetapi takut identitasnya terungkap.

WBS merupakan bagian dari pengendalian internal dan mencegah praktik penyimpangan dalam mewujudkan zona integritas Wilayah Bebas Dari Korupsi Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

" Dengan adanya MoU tersebut diharapkan bisa meminimalisir adanya penyimpangan yang mengarah pada tindak pidana korupsi dan dalam melaksanakan zona integritas wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani pada Kementerian Agama Kabupaten Jepara dapat terlaksanakan dengan baik." pungkas Alumni Universitas Pertahanan. ( Muzer )
Via kejari Jepara
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us