Djava Pos - Lomba balap karung cukup sederhana. Sambil mengenakan karung, peserta beradu cepat dengan melompat-lompat untuk mencapai garis finis.
Di balik kesederhanaannya, balap karung ternyata menyimpan makna filosofis. Penggunaan karung sebagai media lomba adalah salah satu refleksi perjuangan di era penjajahan.
Kala itu, banyak orang sulit untuk mengenakan pakaian layak dan hanya diperbolehkan menggunakan karung goni. Namun, dalam kondisi mengenaskan saat itu, rakyat Indonesia tetap bertahan dan melawan tirani penjajah.
Untuk mengingat masa kanak-kanak tersebut, kamu bisa mengadakan lomba balap karung bersama keluarga. Pernak-pernik seperti karung goni dan yang lainnya bisa dibeli di warung atau secara online.**
Anda mungkin menyukai postingan ini
Posting Komentar