Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda kerajaan Nusantara ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti peran kerajaan Nusantara pidato tahunan presiden presiden Jokowi rapat bersama warta Ketua DPD RI Singgung Peran Kerajaan Nusantara di Sidang Bersama DPR dan DPD
kerajaan Nusantara ketua DPD RI LaNyalla Mahmud Mattalitti peran kerajaan Nusantara pidato tahunan presiden presiden Jokowi rapat bersama warta

Ketua DPD RI Singgung Peran Kerajaan Nusantara di Sidang Bersama DPR dan DPD

Pasundan
Pasundan
17 Agu, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp




Jakarta, Djava Pos - Peran besar Kerajaan Nusantara bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) disinggung Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat memimpin Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Senin (16/8/2021). 

Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta. Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin hadir langsung dalam acara yang digelar fisik dan virtual ini.

Menurut Senator Jawa Timur itu, Indonesia merupakan negara besar karena lahir dari Kerajaan dan Kesultanan Nusantara yang telah memiliki peradaban unggul. Para Raja dan Sultan Nusantara disebut juga secara langsung turut membentuk lahirnya negara ini melalui dukungan mereka kepada para pendiri Bangsa saat itu. 

“Tercatat dalam sejarah, bagaimana para Sultan dan Raja Nusantara memberikan sumbangan mereka kepada Indonesia di awal Kemerdekaan. Salah satunya sumbangan uang 13 Juta Gulden dari Sultan Siak dan Pesawat Kepresidenan serta Emas Monas dari Tokoh dan Rakyat Aceh,” kata LaNyalla.

Sumbangsih lain yang juga tak boleh dilupakan adalah dari para tokoh pejuang kemerdekaan yang terdiri dari tokoh pergerakan, militer, ulama dan agamawan, hingga kaum terdidik dan cendekiawan. 

Menurutnya, para tokoh pejuang kemerdekaan tersebut sangat berjasa karena telah menyumbangkan pikiran jernih mereka dalam Sidang BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dalam menyiapkan kemerdekaan Indonesia. 

“Yang kemudian menghasilkan karya agung bangsa ini, Yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Karena itu, tidak mengherankan bila Presiden Soekarno mengingatkan kita semua, agar Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah,” tuturnya.

LaNyalla mengatakan, sejarah bangsa yang tangguh meninggalkan warisan berupa negara besar, yang seharusnya mampu memakmurkan rakyatnya dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Hal itu lantaran Indonesia adalah bangsa yang dicita-citakan sebagai negara kesejahteraan yang beragama. 

“Oleh karena itu, dalam konstitusi di Pasal 29 Ayat (1) disebutkan bahwa; Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. Sehingga konsekuensinya, dalam mengatur kehidupan rakyatnya, negara harus berpegang pada kosmologi dan spirit Ketuhanan,” sebut LaNyalla.

Ia pun mengingatkan para pemangku kepentingan untuk menggunakan kerangka etis dan moral agama sebagai landasan dalam setiap membuat kebijakan. Termasuk menjauhi perilaku koruptif.

“Sehingga tidak heran, bila semua pejabat dan pemangku kekuasaan disumpah dengan menyebut nama Tuhan sesuai agamanya,” ucapnya

Untuk itu, LaNyalla mengajak seluruh rakyat dan elemen bangsa melihat dan merasakan suasana kebatinan para pendiri bangsa yang telah merumuskan tujuan hakiki dari lahirnya bangsa Indonesia, seperti termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

“Dengan bertanya kepada diri kita sendiri. Apakah perjalanan bangsa ini semakin menuju cita-cita para pendiri bangsa?” sebut LaNyalla.

Dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, LaNyalla mengajak masyarakat untuk semangat dalam menyambut peringatan Kemerdekaan RI setiap 17 Agustus. Ia juga mengajak seluruh pihak merenungkan serta meresapi tema HUT Kemerdekaan 2021, yaitu ‘Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh’.

“Kata Tangguh dalam kamus Bahasa Indonesia berarti ‘Sulit Dikalahkan’ atau ‘Kuat Sekali’. Sedangkan kata Tumbuh berarti ‘Bertambah Besar’ atau ‘Sempurna’. Ini tentu tidak main-main. Karena kita harus mampu mewujudkan apa yang sudah kita canangkan. Sehingga tidak berhenti sebagai slogan dan tema tahunan saja,” papar LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI tersebut mengajak semua peserta sidang, baik yang hadir fisik maupun secara virtual, untuk memfokuskan pikiran dan hati sebagai Negawaran Sejati. Menurut LaNyalla, hal tersebut diperlukan untuk bersama melangkah mewujudkan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.

“Mewakili DPD RI dan DPR RI, kami mengucapkan Selamat Memperingati Hari Ulang Tahun ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dirgahayu Indonesia. Semoga bangsa Indonesia senantiasa mendapat Rahmat dan Karunia dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.**

Press release
Via kerajaan Nusantara
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Pasundan- September 10, 2026 0
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September
Jakarta, Pasundan – Vertu dan Yello Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan Wedding Open House bertajuk “A Love Story in Harmony” pada Minggu, 13 September 2026. Ac…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us