Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda dana pensiun direktur eksekutif Opini Perkumpulan DPLK dan Edukator Dana Pensiun Syarifudin Yunus warta Hanya 1 Dari 3 Pensiunan di Indonesia Terima Bantuan Finansial dari Anaknya
dana pensiun direktur eksekutif Opini Perkumpulan DPLK dan Edukator Dana Pensiun Syarifudin Yunus warta

Hanya 1 Dari 3 Pensiunan di Indonesia Terima Bantuan Finansial dari Anaknya

Pasundan
Pasundan
17 Jun, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Djava Pos - Banyak orang tua atau pensiunan yang mengharapkan bantuan finansial dari anak-anaknya. Tapi faktanya, hanya 1 dari 3 penisunan di Indonesia yang menerima bantuan dari anak. Harapan orang tua tidak sesuai dengan kenyataannya. Itulah hasil studi “Bridging the Gap” Future of Retirement dari HSBC (2018). Jawaban itu terlontar dari 1.050 responden pekerja usia produktif dan pensiun

Lalu, kenapa hanya 1 dari 3 anak yang mau bantu orang tua di masa pensiun?
Mungkin karena kondisi ekonomi keuangan anak yang tidak memungkinkan. Atau harapan orang tua yang terlalu besar sehingga anak pun merasa keberatan. Wajar, harapan tidak sama dengan kenyataan. Hanya 30% anak yang mau membantu urusan finansial orang tua saat masa pensiun. Hal ini pun menegaskan ada “cara pandang” yang salah dari orang tua tentang anak. Bahwa anak bukanlah investasi melainkan amanah. Sehingga tugas orang tua mendidik dan membesarkan hingga mandiri adalah amanah. Bukan investasi, sehingga suatu waktu nanti “meminta dikembalikan”.

Apa solusinya agar masa pensiun para orang tua tidak bermasalah?
Tentu ada banyak cara. Namun terpenting, siapa pun yang hari ini bekerja maka akan menjadi orang tua. Karena itu, masa pensiun harus dipersiapkan sedini mungkin. Masa pensiun itu bukan soal waktu tapi soal keadaan. Mau seperti apa si orang tua di masa pensiunnya? Sejahtera atau tidak di masa pensiun, sangat bergantung pada persiapannya. Mau atau tidak merencanakan pensiun sejak sekarang. 

Banyak pekerja tidak sadar akan masa pensiun. Banyak pekerja "terlambat" mempersiapkan masa pensiunnya sendiri. Hingga akhirnya, keadaan hari tua jadi tidak sejahtera. Bahkan lebih tragis lagi, bila di masa bekerja punya gaya hidup. Tapi justru di masa pensiun tidak bisa apa-apa. Merana di masa pensiun. Setidaknya ada 4 sebab pensiunan tidak sejahtera di hari tua, yaitu:
1. Terlalu konsumtif. Banyak barang yang dibeli bukan karena butuh tapi karena ingin atau hanya sekadar memenuhi gaya hidup lalu ingin dipuji orang lain.
2. Terbuai gaya hidup. Kebiasaan "hidup bergaya" akhirnya jadi sebab biaya tinggi dan tidak mampu mempersiapkan masa pensiunnya sendiri. 
3. Terlibat utang. Atas nama kebutuhan terlalu gampang berutang dan akhirnya jadi beban finansial selama bekerja.
4. Takut punya program pensiun. Terlalu mudah menghabiskan gaji setiap bulannya tanpa mau punya program pensiun. Pekerja lupa, cepat atau lambat, masa pensiun pasti datang. Maka program pensiun diperlukan.

Atas dasar itu, jangan salahkan anak bila tidak mau atau tidak mampu membantu orang tua di masa pensiun. Sudah saatnya orang tua atau pekerja di mana pun, mulai berani mempersiapkan masa pensiunnya sendiri. Maka sebagai solusi, jangan remehkan masa pensiun. Mulailah sisihkan dana untuk masa penisun yang sejahtera. Caranya bisa dimulai dnegan mengikuti dan menjadi peserta DPLK (Dana Pensiun Lembaga Keuangan). Karena DPLK adalah kendaraan yang paing pas untuk mempersiapkan masa pensiun, bukan yang lainnya. 

DPLK dirancang khusus saat seorang pekerja mencapai usia pensiun. Untuk bisa memulainya pun sederhana, sisihkan sebagian kecil dari gaji untuk program DPLK. Agar tersedia dana yang cukup di masa pensiun. Alangkah bijaknya, bila orang tua tidak lagi mengandalkan anak-anaknya di masa pensiun. Karena mereka pun punya kehidupan sendiri dan keluarga. Mulailah untuk tinggalkan kebiasaan buruk yang jadi sebab merana di masa pensiun. 

Kini, terserah Anda. Mau lebih baik atau tidak di masa pensiun?

Oleh: Syarifudin Yunus, Direktur Eksekutif Perkumpulan DPLK dan Edukator Dana Pensiun

Via dana pensiun
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

Pasundan- September 12, 2026 0
Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC
Sukabumi, Pasundan - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Rakyat (PGR) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat konsolidasi internal di Sekretariat DPD PGR, …

Populer

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

September 12, 2026
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

Partai Gerakan Rakyat Sukabumi Siapkan Pengkaderan dan Verifikasi Manual ke DPC

September 12, 2026
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us