Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda Aplikasi ArkaLearn bahasa Jepang calon pekerja migran CEO ArkaLearn Henny Wahyuni MoU warta Aplikasi ArkaLearn bantu Calon Pekerja Migran Indonesia Kuasai Bahasa Jepang
Aplikasi ArkaLearn bahasa Jepang calon pekerja migran CEO ArkaLearn Henny Wahyuni MoU warta

Aplikasi ArkaLearn bantu Calon Pekerja Migran Indonesia Kuasai Bahasa Jepang

Pasundan
Pasundan
31 Mar, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Bandung, Djava Pos - Sebuah aplikasi pembelajaran daring interaktif yang dapat diunduh dari gawai bernama ArkaLearn bisa membantu calon pekerja migran asal Indonesia yang akan bekerja di Jepang untuk lebih menguasai bahasa Jepang.

"Jadi di masa pandemi COVID-19 ini proses belajar mengajar tidak boleh tatap muka. Sementara keterampilan berbahasa menjadi persyaratan yang harus miliki setiap PMI," kata CEO ArkaLearn Henny Wahyuni di sela-sela acara MoU antara PT Sudinar Artha dan Dolphin Co Ltd Japan di Kota Bandung, Rabu.

Penandatanganan MOU antara PT Sudinar Artha dan Dolphin Co Ltd Japan yang disaksikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat Taufik Garsadi tersebut berkaitan dengan kebutuhan Pekerja Migran Indonesia berketrampilan spesifik di Jepang, antara lain untuk posisi sebagai caregiver, pekerja pabrik manufaktur, pabrik pengolahan makanan dan konstruksi.

Henny mengatakan dalam tahap awal ArkaLearn menyediakan materi belajar mandiri Bahasa Jepang Level N5 yang meliputi video pembelajaran, video percakapan dengan simulasi bermain peran, flash card, dan kuis.

Pembelajarannya pun, kata dia, dilengkapi dengan berbagai fitur interaktif yang mendukung proses belajar secara mandiri san materi pembelajaran ini dapat diakses di web arkalearn.com.

Menurutnya, dengan ArkaLearn, calon pekerja migran Indonesia dapat belajar di mana saja, kapan saja dan dengan harga yang sangat terjangkau.

"Ini semua adalah bentuk kepedulian kami terhadap masalah pendidikan pada calon pekerja migran Indonesia. Kami menargetkan dalam enam minggu atau sekitar satu setengah bulan calon migran bisa mengusai bahasa Jepang dengan ArkaLearn ini," kata Henny.

Selain materi pembelajaran daring, di aplikasi ini calon pekerja migran juga bisa mendapatkan tips dan trik bagaimana hidup di Jepang seperti cara memesan tiket kereta dan mempelajari budaya Jepang.

Sebelum ada aplikasi ini, untuk belajar bahasa Jepang level N5 atau tingkat dasar calon pekerja migran Indonesia harus datang ke LKP dan bisa menghabiskan waktu hingga empat bulan. 

"Sekarang dengan modal aplikasi bisa belajar di mana saja,dan kapan saja. Ikuti kuiz dan uji cobanya. Jika lulus maka memiliki kesempatan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya, karena ArkaLearn telah bekerja sama dengan lembaga pelatihan merja dan perusahaan lenempatan pekerja migran Indonesia yang kredibel dan terpercaya," ujarnya.

Direktur PT Sudinar Artha Andy Archaniawan mengatakan penurunan populasi di Jepang telah meningkatkan kebutuhan akan tenaga kerja di negeri matahari terbit tersebut, dan bonus demography di Indonesia membuat Indonesia menjadi salah satu sumber tenaga kerja yang dapat menopang kebutuhan tersebut.

Di mana dalam kurun lima tahun ke depan diperkirakan tidak kurang dibutuhkan 345.000 tenaga kerja dari Indonesia. 

"Kebutuhan tenaga kerja dari Indonesia di Jepang itu sekitar 345 ribu dan 60 ribunya mereka membutuhkan tenaga kerja perawat, 53 ribu kontruksi dan 36 butuh tenaga kerja di bidang agrikultur," kata dia.

Oleh karena itu pihaknya menyambut baiknya kehadiran aplikasi pembelajaran daring interaktif ArkaLearn karena bisa membantu para pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di Jepang.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar, Taufik Garsadi menuturkan pihaknya sangat apresiasi terhadap MoU ini karena sangat ditunggu oleh warga masyarakat, karena kesempatan bekerja di Jepang semakin terbuka.

"Saat ini di Jabar ada sekitar 24 juta angkatan kerja. Setiap tahunnya selalu bertambah sekitar 400.000 hingga 700.000 orang," ujar Taufik.

Taufik mengatakan mayoritas pekerja migran bekerja di sektor domestik. 

"Ke depan, kami ingin mereka banyak bekerja di sektor manufaktur atau perusahaan," ujarnya. 

Pihaknya berharap dengan adanya kolaborasi dengan sejumlah pihak terkait bisa meningkatkan kualitas pekerja migran di Jabar. (A Toha)


 

Via Aplikasi ArkaLearn
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Nuansa Merah Putih, Perlombaan Agustusan Ramaikan HUT RI ke-81 di Desa Ciawi

Agustus 17, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us