Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda Cikidang kabupaten Sukabumi jawa barat KH Nurdin Abdul Munir pondok pesantren Ponpes Daarussa'adah Ponpes Sederhana prestasi salafiyah santri santriwati warta Ponpes Daarussa'adah Cikidang, Ponpes Sederhana dan Sederet Prestasi Diraih para Santrinya
Cikidang kabupaten Sukabumi jawa barat KH Nurdin Abdul Munir pondok pesantren Ponpes Daarussa'adah Ponpes Sederhana prestasi salafiyah santri santriwati warta

Ponpes Daarussa'adah Cikidang, Ponpes Sederhana dan Sederet Prestasi Diraih para Santrinya

Pasundan
Pasundan
12 Jan, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Sukabumi, Djava pos - Manfaat terpenting dari anak masuk di pondok pesantren adalah menanamkan nilai-nilai agama untuk anak-anak. Maraknya kasus kenakalan remaja, pergaulan bebas saat ini bisa menjadi pemicu utama bahwa nilai-nilai agama sangatlah penting untuk kehidupan. Apalagi tidak ada agama yang mengajarkan tentang keburukan.

Di dalam pondok pesantren, anak-anak akan dididik untuk mengatur keuangannya dan kehidupannya sendiri di asrama. Mulai dari mencuci baju, uang jajan, membersihkan kamar, piket kamar mandi atau piket mengambil makanan. Kegiatan sehari-hari yang biasanya dibantu oleh kedua orangtua, harus mereka jalani sendiri di asrama.

Nanti ketika hidup merantau, tentunya mereka tidak akan kesulitan lagi untuk menjalani kehidupannya sehari-hari. Demikian dikatakan pimpinan pondok pesantren Daarussa'adah KH. Nurdin Abdul Munir, yang beralamat di kampung Cikidang, RT 01/08 Desa Cikidang, kecamatan Cikidang kabupaten Sukabumi Jawa barat. Selasa, (12/1/2021).

Di pondok pesantren Daarussa'adah ini, tidak kurang dari 40 (empat puluh) orang santri dan santriwati mondok. Para santrinya, tidak hanya dari wilayah Sukabumi saja. Tetapi ada yang dari luar daerah, seperti; Bekasi, Cianjur dan daerah lainnya di Jawa barat.



"Untuk jumlah santri putra Putri kurang lebih 40 orang yang mondok, yang paling jauh dari Bekasi, Cianjur dan sebagian lagi wilayah Sukabumi," kata KH. Nurdin Abdul Munir.

Untuk aktivitas para santrinya dalam menjalani kegiatan sehari-hari di pondok pesantren. Lanjut ia, para santri melakukan pengajian setiap waktu. Sehabis Dzuhur, ashar, magrib, isya, dan Subuh.

"Untuk durasi waktunya sendiri, ada yang satu jam, satu jam setengah dan dua jam," katanya.

Untuk memanggil para santrinya di pondok pesantren Daarussa'adah ini, pimpinan pondok punya kode panggilan tersendiri dan bisa dikatakan unik. Yaitu, dengan memukul kentongan.

"Kalau kentongan dipukul tiga kali, santri langsung turun dan aktivitas mengaji. Satu kali pukul libur," katanya.

Di pondok pesantren salafiyah ini, para santri tidak hanya diajarkan mengaji kitab kuning saja. Tetapi ada ekstra kurikuler (ekskul) yang diikuti semua santri. Seperti; belajar dakwah, kaligrafi, qori, dan marawis yang langsung mendatangkan guru/pelatih sesuai bidangnya. Khusus ekskul belajar kaligrafi, dakwah dan aktivitas lainnya sehari-hari oleh dirinya sendiri.



Sederet prestasi santri di bidang kaligrafi pernah diraihnya, salah satunya menjuarai lomba kaligrafi dari tingkat kecamatan, kabupaten, bahkan di tingkat provinsi Jawa barat.

"Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita di pondok pesantren, berkat kedisiplinan santri dalam belajar, dan kebanggaan buat si santri," ujarnya sambil memperlihatkan deretan piala.

Tidak terasa waktu terus berjalan, seiring waktu santri pun terus bertambah. Dirinya menceritakan waktu pertama mendirikan pesantren 15 tahun yang lalu tepatnya tahun 2005. Berjalan beberapa bulan, bulan ke 6 (enam) mulai ada santri yang mondok.

"Setelah bangunan pondok pesantren berdiri, 6 bulan setelah itu baru ada santri 1 orang," kenangnya.

"Legalitas sendiri, baik ijin operasional dan legalitas hukum yayasan sudah dikantongi karena langsung dilengkapi," terangnya.



Saat ditanya mengenai harapan dan keinginan kedepan mengenai pesantrennya itu, dirinya mempunyai keinginan untuk menambah perluasan bangunan pesantren, dan memperbesar majelis.

"Santri bertambah, otomatis kebutuhan para santri pun baik putra atau putri bertambah," jelasnya.

Pada saat musim kemarau, dirinya pun sempat mengeluh karena kurangnya pasokan air bersih untuk kebutuhan para santri dan kebutuhan-kebutuhan lainnya. Untuk Air bersih, langsung narik dari sumur, dari sini (pesantren-red) ke lokasi sumur berjarak kurang lebih 120 meter dan agak menanjak.

"Kalau musim kemarau, otomatis airnya makin berkurang. Kalau sudah keadaan seperti itu, kita terpaksa 'beli' sumur, tidak sedikit mesin pompa rusak karena air di sumur kering, jarak yang jauh dan nanjak. Kalau dihitung-hitung, pernah sampai 15 kali ganti mesin pompa air," pungkasnya. (Adj)

Via Cikidang kabupaten Sukabumi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

Pasundan- September 07, 2026 0
10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes
Sukabumi, Pasundan - Kepala Desa Makasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Rina Nuraeni, S.ST., M.Kes turun langsung menyerahkan bantuan Alat P…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Bantuan Program Kemitraan SPPG Gunungendut 3 Disalurkan ke PAUD KB Nurul Ihsan Desa Gunungendut

Agustus 28, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us