kerjasama PKBM
perhimpunan Sadulur Salembur
PSS kota Bogor
warta
WiFi Gratis
Perhimpunan Sadulur Salembur Fasilitasi Tempat dan WiFi Gratis
Bogor, Djava pos - Maraknya generasi putus sekolah di kawasan Bogor Utara, membuat Perhimpunan Sadulur Salembur (PSS) berinisiatif memfasilitasi puluhan anak untuk ikut ujian akhir semester ganjil paket A, B dab C pada Senin (14/12).
Diketahui, terdapat 20 anak yang ambil bagian dalam ujian itu dan difasilitasi tempat serta wifi gratis di Saung Perhimpunan Sadulur Salembur.
"Jadi Perhimpunan Sadulur Salembur bekerjasama dengan beberapa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) seperti PKBM Insan Mandiri dan lainnya. Kita fasilitasi tempat dan wifi gratis agar mereka bisa ujian dengan lancar," ujar Pembina Perhimpunan Sadulur Salembur, Akhmad Saeful Bakhri, Senin (14/12).
Menurut dia, pihaknya mencoba mewujudkan mimpi generasi muda yang tertunda. Ia berharap agar ikhtiar tersebut dapat membantu pemerintah mencetak SDM-SDM potensial.
Ia menegaskan bahwa pihaknya juga menyediakan fasilitas bagi anak untuk ujian daring pada beberapa tempat, termasuk di kediaman mereka masing-masing.
"Semua dilakukan sesuai protokol kesehatan, agar mereka tetap aman, semangat ujian karena kita bantu siapkan wifi untuk ujian online. Serta mereka bisa melanjutkan mimpinya," katanya.
Salah satu siswa yang mengikuti ujian Paket B, Wahyu (21) mengaku berterima kasih lantaran difasilitasi untuk melakukan ujian akhir semester ganjil, yang terkendala pandemi Covid-19.
Pemuda yang berprofesi sebagai sekuriti di salah satu perumahan di wilayah Kecamatan Bogor Utara itu mengakui bantuan yang diberikan sangat memudahkan dirinya agar bisa melanjutkan pendidikan demi kehidupan yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Divisi Pendidikan Gerakan Masyarakat Kota Bogor (GMKB) R Deary Surya Rama berharap agar relawan pendidikan dapat saling bergandengan tangan untuk membentuk satu visi dan satu misi dalam memberikan kesempatan generasi penerus yang putus sekolah.
"Untuk mendapatkan hak-hak pendidikan dan atau memberikan pencegahan agar anak yang sudah sekolah tidak putus sekolah dengan memberikan literasi penguatan keluarga, anak dan orangtua," pungkas dia. (FK)
Via
kerjasama PKBM

Posting Komentar