Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda alam murka Bencana alam desa pasirjaya Cigombong kampung palalangon kasepuhan Abah manta ulah manusia warta Ketika Alam Murka Akibat Ulah Manusia
alam murka Bencana alam desa pasirjaya Cigombong kampung palalangon kasepuhan Abah manta ulah manusia warta

Ketika Alam Murka Akibat Ulah Manusia

Pasundan
Pasundan
18 Nov, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Cigombong, Djava pos - Paska bencana banjir bandang yang melanda kawasan Gunung Salak, kondisi alam yang awalnya indah dan asri kini tampat porak poranda. Tampak jelas juga dikejauhan, puncak gunung salak terlihat adanya retakan yang diduga sebagai pusat bencana.

Abah Manta, salah satu kasepuhan warga Kampung Palalangon menuturkan, bencana awal terjadi pada tahun 1990. Dan menurut prediksi para tetua setempat akan terjadi bencana susulan, yang nyata terbukti terjadi pada senin (21/9/2020) lalu, yang memporak porandakan alam serta pemukiman warga di wilayah Kampung Palalangon, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong serta Kampung Cibuntu, Desa Pasawahan, Kecamatan Ciicurug, Kabupaten Sukabumi.

"Terakhir kajadian longsor di gunung baheula taun salapan puluhan. Ceuk kolot harita bakal aya deui kajadian susulan. Bukti kalayan nyata, ayeuna buktina", tutur Abah Manta dalam dialek sunda yang artinya "Terakhir kejadian longsor di gunung tahun sembilan puluhan. Kata orang tua saya nanti bakal terjadi bencana susulan. Terbukti dan nyata setelah tiga puluh tahun sekarang terjadi lagi".

Kasepuhan Palalangon yang meski usianya sudah masuk kepala delapan namun masih tampak gagah dan kekar itu, kejadian jadian bukan sekedar akibat kehendak Sang Pemilik Alam Semesta. Namun semua itu diakibatkan juga oleh ulah manusia manusia serakah yang haus akan kekuasaan, hingga alam pegunungan sebagai pengangga alam pun ingin dikuasainya.

"Nya sing areling we, ulah nyalahkeun ka ku kawasa tina kajadian ieu. Urang nu jadi umat kudu sadar, kana tingkah polah laku lampah urang nu sadar teu sadar geus ngarusak alam. Ayeuna giliran alam nu ngabales kalakuan urang", tandas Abah Manta yang artinya, "Ya kita sebagai manusia harus sadar terhadap tingkah polah dan kelakuan kita, yang diakui atau tidak selama ini telah merusak kelestarian alam. Sekarang giliran alam yang membalas atas kelakuak kita". (R. Bhenz)

Via alam murka
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Pasundan- September 10, 2026 0
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September
Jakarta, Pasundan – Vertu dan Yello Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan Wedding Open House bertajuk “A Love Story in Harmony” pada Minggu, 13 September 2026. Ac…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us