Telusuri
24 C
id
  • Redaksi
  • Profil
  • Privacy Policy
Pasundan
  • Beranda
  • Warta
    • Internasional
    • Teknologi
    • Daerah
    • Kabar Desa
  • Olahraga
  • Seni Budaya
    • Musik
    • Sejarah
    • Wisata
    • Kuliner
  • Misteri
  • Pendidikan
  • Opini
  • Komunitas
Telusuri
Beranda 5 mitos ratu selatan misteri nyi loro kidul Mitos Nyi Roro Kidul Penguasa Laut Selatan
5 mitos ratu selatan misteri nyi loro kidul

Mitos Nyi Roro Kidul Penguasa Laut Selatan

Pasundan
Pasundan
24 Sep, 2020 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Djavapos - NYI Roro Kidul menjadi sosok sentral Pantai Selatan Jawa yang keberadaannya masih menjadi misteri. Tak sedikit masyarakat meyakini sosok gaib itu benar-benar ada dan bersemayam di selatan Pulau Jawa, namun ada pula yang beranggapan Nyi Roro Kidul tak lebih dari sosok rekaan warisan cerita orang-orang tua dahulu.

Banyaknya cerita mistis yang beredar tersebut seolah semakin mengokohkan keberadaan Sang Ratu. Mau tidak percaya, namun berbagai peristiwa maupun penampakan kerap terjadi seperti menguatkan eksistensi Nyi Roro Kidul.

Kisah seram tentang Pantai Selatan dan penunggunya tak henti menjadi kontroversi. Berikut beberapa mitos yang diyakini tentang keberadaan Nyi Roro Kidul.

1. Nyi Roro Kidul Pernah Hidup di Abad 13

Banyak versi yang menerangkan tentang jati diri sang ratu. Ada yang mengatakan jika Nyi Roro Kidul merupakan keturunan Raja Airlangga dari Kahuripan hingga keturunan Raja Kediri Jayabaya. Terdengar pula cerita Nyi Roro Kidul merupakan putri mahkota dari Kerajaan Galuh yang pernah hidup pada abad 13.

Namun yang paling santer dipercaya Nyi Roro Kidul merupakan puteri dari Kerajaan Pakuan Pajajaran. Raja bernama Raja Prabu Siliwangi memiliki banyak anak, salah satunya bernama Putri Kandita yang sangat cantik jelita mewarisi memiliki sifat ayahnya yang bijaksana.

Karena suatu konspirasi perebutan tahta, Putri Kandita akhirnya tersingkir dari istana. Dalam pengasingannya ia memutuskan untuk menetap di kawasan Pantai Selatan. Di sana ia menyatu dengan pepunden Laut Selatan hingga kemudian Putri Kandita berhasil menguasai gaib kawasan tersebut hingga bersemayan di tepat itu dan bergelar Nyi Roro Kidul.

2. Dinikahi oleh Raja-raja Jawa

Kisah yang menyebutkan Nyi Roro Kidul berasal dari kerajaan Galuh, ia dilahirkan permaisuri Ratu Ayu. Ketika bayi ia sudah dapat berbicara layaknya orang dewasa dan mengatakan kelak akan menjadi penguasa gaib tanah Jawa dan bersemayam di Pantai Selatan.

Ketika itu pula roh Raja Galuh, Sindhula menyampaikan wangsit jika cucunya tersebut kelak tak akan bersuami demi menjaga kesucian dirinya. Yang bisa menikahi cucunya itu hanyalah raja-raja di tanah Jawa.

3. Menguasai Seluruh Pesisir Selatan Jawa

Kekuasaan Nyi Roro Kidul sepanjang Pantai Selatan terbentang dari Jawa bagian timur hingga barat. Namun ada dua tempat yang sangat disakralkan yakni Pantai Parangkusumo di Bantul dan Pantai Pelabuhan Ratu Jawa Barat (Jabar).

Pantai Parangkusumo diyakini sebagai pusat kerajaan gaib Sang Ratu. Posisi Pantai Parangkusumo – Kraton Yogyakarta – Gunung Merapi merupakan garis lurus yang memanjang dari selatan ke utara.

Sedangkan kawasan Pantai Pelabuhan Ratu konon merupakan tempat persinggahan Nyi Roro Kidul. Tak jarang sosok gaibnya sering terlihat menampakkan diri dengan mengendarai kereta kencananya.

4. Pantangan Pakai Baju Warna Hijau

Ada pantangan yang diyakini harus ditaati oleh siapa saja saat berada di kawasan Pantai Selatan, yakni larangan mengenakan pakaian warna hijau. Konon siapa orangnya yang memakai pakaian berwarna hijau pasti akan terseret ganasnya ombak pantai.

Hijau diyakini sebagai warna busana kebesaran Sang Ratu sehingga dia saja yang berhak memakainya di tempat itu. Mereka yang melanggar larangan dan hilang ditelan ombak pantai selatan akan dijadikan pasukan gaib Nyi Roro Kidul.

5. Petilasan Selo Gilang

Di kasawan Pantai Parangkusumo terdapat sebuah petilasan berupa batu yang oleh warga sekitar sering disebut Selo Gilang. Konon batu ini tempat bertemunya Nyi Roro Kidul bersama Danang Sutawijowo yang tak lain merupakan Panembahan Senopati pendiri Kasultanan Mataram.

Di tempat ini pula diyakini terjadi perjanjian antara Ratu Kidul dengan Panembahan Senopati untuk saling menjaga keberadaan Pantai Selatan maupun Kraton Mataram. Tempat ini kini serang diziarahi untuk melakukan ritual, terutama pada malam Selasa atau Jumat Kliwon dan saat jelang 1 Suro.

sumber. krjogja.com

Via 5 mitos ratu selatan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Tentang Kami

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Tetap Terhubung

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Fanpage Kami

Artikel Unggulan

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Pasundan- September 10, 2026 0
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September
Jakarta, Pasundan – Vertu dan Yello Hotel Harmoni Jakarta menghadirkan Wedding Open House bertajuk “A Love Story in Harmony” pada Minggu, 13 September 2026. Ac…

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026

Komentar

Follow Us On Instagram @pakuanpos

Posting Editor

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Populer

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

10 Lembaga PAUD di Desa Makasari Terima Bantuan APE Luar dari Pemdes

September 07, 2026
Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

Apel Kebangsaan Kemah Nasional Pramuka PUI, Kapolri Ajak Rawat Persatuan dan Kesatuan

September 05, 2026
Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

Vertu & Yello Harmoni Jakarta Gelar Wedding Open House 13 September

September 10, 2026
00:00:00
Memuat tanggal...
Pasundan

Tentang Kami

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: pasundanbogorkota@gmail.com

Follow Kami

© Pasundan by Xevdesign
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us