Telusuri
  • Sign in / Join
  • Advertisement
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
Pasundan
  • Beranda
  • Fashion
    • All
    • LifeStyle
    • Sosial Media
    • Woman
    • Health & Fitness
  • Gagdet
    • Video
  • Lifestyle
  • Video
  • Featured
    • Home - Homepage
    • Home - Post Single
    • Home - Post Label
    • Home - Post Search
    • Home - Post Archive
    • Home - Eror 404
    • RTL LanguageNew
    • ChangelogNew
Telusuri
Beranda cagar budaya Cigombong Bogor Disparbud kabupaten Bogor eks bangunan Belanda kompleks perkebunan nyaris roboh Pemkab Bogor PTPN pode Ciburuy Cigombong terbengkalai warta Eks Bangunan Belanda di Komplek Perkebunan PTPN Pode Ciburuy Terbengkalai dan Nyaris Roboh
cagar budaya Cigombong Bogor Disparbud kabupaten Bogor eks bangunan Belanda kompleks perkebunan nyaris roboh Pemkab Bogor PTPN pode Ciburuy Cigombong terbengkalai warta

Eks Bangunan Belanda di Komplek Perkebunan PTPN Pode Ciburuy Terbengkalai dan Nyaris Roboh

Pasundan
Pasundan
14 Apr, 2021 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 



Cigombong, Djava Pos - Satu lagi bangunan peninggalan kolonial Belanda yang merupakan salah satu cagar budaya sejarah bangsa di Kampung Pode CWS Desa Ciburuy, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, tinggal puing - puing dan nyaris roboh karena tanpa perawatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangunan peninggalan penjajah Belanda itu dahulu di gunakan sebagai salah satu tangsi militer dan sebagai kantor dan gudang produksi perkebunan karet dan teh.

Menurut Heri (40) warga setempat yang seumur hidupnya tinggal di perumahan perkebunan itu, tidak pernah ada perawatan khusus yang dilakukan pemerintah daerah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Malahan, oleh para pegawai PTPN Nusantara VIII saat ini, bangunan - bangunan serta lahan lahan kosong di area tersebut dipersewakan kepada umum.

"Selama saya tinggal disini belum ada perawatan atau peninjauan dari pemerintah sebagai salah satu upaya dalam melestarikan cagar budaya sejarah bangsa. Malah sekarang banyak yang menyewa garap", ujar Heri, Rabu (14/04/2021).

Berdasarkan pantauan di lokasi, terdapat beberapa bangunan Belanda yang kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Salah satunya bangunan di bagian depan yang di bagian atas bangunanya tertulis "ANNO 1934", yang belum diketahui apa arti kata tersebut. Sementara dibagian tengah area teraebut berdiri bangunan yang kerap disebut warga setempat sebagai Gedong, yang kini dihuni oleh sejumlah kepala keluarga. 

Konon, diyakini warga setempat dibawah bangunan yang disebut Gedong itu terdapat lorong bawah tanah yang belum diketahui dimana posisi persisnya dan fungsinya sebagai apa.

"Info adanya terowongan bawah tanah di bawah gedong itu sudah bukan rahasia umum lagi bagi warga disini. Dan terkait banyaknya harta karun yang terpendam dikawasan ini bukan hanya sebuah mitos tapi merupakan fakta", tambah Sugeng, warga lainya.

Fakta terkait adanya harta karun yang terpendam di kawasan eks kantor dan gudang produksi perkebunan karet dan teh PTPN Pode itu terbukti beberapa tahun silam ketika sekelompok warga negara Jepang tiba - tiba membeli sebidang tanah berukuran sekitar 6 meter x 6 meter dengan harga yang cukup mahal. Selain itu, warga negara Jepang itu pun memberikan kompensasi kepada warga sekitar dengan memberikan sejumlah uang. Hal itu awalnya membuat warga bingung.

Namun, rasa penasaran warga terjawab setelah sekelompok warga negara Jepang itu berhasil mengangkat harta karun dalam beberapa guci yang isinya berbagai jenis perhiasan, seperti berlian, emas murni dalam bentuk cincin, kalung dan gelang yang nilainya ditaksir mencapai milyaran rupiah.

"Saat penggalian harta karun itu saya ikut kerja. Dan setelah beberapa hari penggalian akhirnya harta karun itu ditemukan. Orang jepangnya waktu itu bawa peta yang tampak sudah sangat usang. Harta karun itu mereka bawa semua", tandas Heri.

Menyiapi hal itu, Bayu Ketua Rayon Generasi Muda FKPPI Rayon 10.04 - 15 Cigombong - Cijeruk mendesak kepada pemerintah daerah agar segera mengambil langkah tegas dalam menyelamatkan cagar budaya sejarah bangsa.

"Kepada Ibu Bupati yang terhormat kami berharap agar segera menintruksikan kepada dinas terkait agar melakukan langkah cepat sebelum cagar - cagar budaya dan sejarah bangsa kita punah", pintanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Perkebunan Nusantara VIII belum bisa dimintai keterangan. (Raden)

Via cagar budaya
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

About Me

Foto saya
Pasundan
Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Lihat profil lengkapku

Stay Conneted

twitter Follow
instagram Follow
pinterest Follow

Featured Post

Menagih Janji "Perisai Rakyat": Tragedi Penelantaran Keluarga oleh Oknum TNI dan Gugatan Keadilan Seorang Ibu

Pasundan- Juli 14, 2026 0
Menagih Janji "Perisai Rakyat": Tragedi Penelantaran Keluarga oleh Oknum TNI dan Gugatan Keadilan Seorang Ibu
Palu, Pasundan – Institusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) selama ini dikenal dengan jargon mulia sebagai pelindung, pengayom, dan benteng pertahanan bagi se…

Most Popular

TKD Prabowo-Gibran Ponorogo Sapa Masyarakat Kecamatan Ngrayun

TKD Prabowo-Gibran Ponorogo Sapa Masyarakat Kecamatan Ngrayun

Desember 07, 2023
Teguh Juwarno: Rakyat Jangan Terprovokasi Isu Satu Putaran

Teguh Juwarno: Rakyat Jangan Terprovokasi Isu Satu Putaran

Desember 07, 2023
Posgab Siaga Bencana Jabar Ucapkan Duka Cita atas Berpulangnya Mantan Kepala BNPB

Posgab Siaga Bencana Jabar Ucapkan Duka Cita atas Berpulangnya Mantan Kepala BNPB

Desember 04, 2023

Recent Comments

Follow Us On Instagram @rian_seo

Editor Post

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Gunungan Diciptakan Oleh Sunan Kalijaga pada Tahun 1443 Saka

Desember 11, 2020
Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

Ruwatan atau Ngaruat dalam Bahasa Sunda, Kebiasaan yang Bermakna sangat Dalam

April 11, 2021
Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Biografi KH Sholeh Iskandar, Ulama dan Pejuang Bogor

Desember 15, 2020

Popular Post

TKD Prabowo-Gibran Ponorogo Sapa Masyarakat Kecamatan Ngrayun

TKD Prabowo-Gibran Ponorogo Sapa Masyarakat Kecamatan Ngrayun

Desember 07, 2023
Teguh Juwarno: Rakyat Jangan Terprovokasi Isu Satu Putaran

Teguh Juwarno: Rakyat Jangan Terprovokasi Isu Satu Putaran

Desember 07, 2023
Posgab Siaga Bencana Jabar Ucapkan Duka Cita atas Berpulangnya Mantan Kepala BNPB

Posgab Siaga Bencana Jabar Ucapkan Duka Cita atas Berpulangnya Mantan Kepala BNPB

Desember 04, 2023

Populart Categoris

  • News 34
Pasundan

About Us

Mengabarkan kebenaran dengan hati, menyorot fakta dengan nalar. Independen, jujur, dan setia pada pembaca.

Contact us: contact@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Blogger Theme by Rian SEO
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us